image description

 

ARIPITSTOP.COM –  Lorenzo pada saat pertama kali bergabung dengan Yamaha memang tampak akur, namun tak begitu lama keduanya sempat bersitegang bahkan di dalam tim mereka harus dipisahkan dengan tembok pemisah agar tidak saling curi data. Belum berhenti disitu saja, puncaknya ketika mereka bersitegang gara2 sepang clash disaat yang akhirnya menobatkan Lorenzo sebagai juara dunia.
instagram-aripitstop

Dalam wawancaranya bersama Bertin Osborne dalam acara ‘Mi Casa Es La Tuya’, Lorenzo pun membahas soal idolanya, Max Biaggi dan rival sengitnya selama di Yamaha, Valentino Rossi.

Sampai saat ini Lorenzo tetap mengidolakan rider asal italia tersebut meskipun tak dipungkiri bahwa dirinya mengatakan kalau saat ini Rossi merupakan salah satu pembalap MotoGP terbaik, meski mereka punya hubungan yang cukup buruk.

“‘Rider terbaik sepanjang masa’ adalah kata-kata yang cukup sakral. Tentu ada banyak. Saya sangat mengagumi Max. Saya suka gaya balapnya dan ia rider yang spektakuler saat di GP250. Tapi meski saya tak akur dengan Vale, saya rasa ia rider yang, berkat karisma dan karakternya, telah memberi banyak kontribusi pada dunia balap motor,” ujarnya.

Lorenzo melanjutkan kalau Rossi menjadi seperti sekarang ini bulan karena dia ingin dipuji namun hasil buah kerja kerasnya.

“Kontribusi ini ia berikan bukan karena ia ingin melakukannya, melainkan karena ia melakukan semuanya untuk dirinya sendiri, yakni menang. Pada akhirnya, Vale memang membuat dunia balap motor lebih populer dan kami semua mendapat untung di beberapa tahun terakhir. Saya sangat mengaguminya dan saya mencoba belajar darinya,” tutup Lorenzo.

Sourch : bolanet

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here