image description

ARIPITSTOP.COM – Valentino Rossi akhirnya harus merelakan tahun 2017 ini kembali tanpa tropy di MotoGP. Haus gelar ? sudah pasti, sudah 8 tahun terakhir sejak 2009 sampai tahun 2017 belum bisa menjadi champion lagi.
instagram-aripitstop

Sebelum tahun 2010, performa Rossi begitu luar biasa… di kelas MotoGP pertama kali meraih title juara dunia tahun 2001, lanjut beruntun 2002, 2003, 2004, 2005, 2008 dan 2009. Prestasi yang luar biasa di masa mudanya kala itu. Meskipun sekarang usianya hampir menginjak kepala empat, namun performanya tak memperlihatkan dia sudah semakin berumur, masih bisa meladeni para pembalap2 muda.

Tahun 2015, gelar juara dunia hampir digenggam namun ternyata sirna… dan di musim 2017 gembali gagal meski diawal dan pertengahan seri sempat menunjukkan hasil yang bagus dan menjadi kandidat juara dunia. Hingga akhirnya, mengalami kecelakaan motocross dan cedera patah kaki kanan akhir Agustus, yang kemudian membuat pembalap Yamaha itu harus absen di Misano.

Sempat diprediksi butuh pemulihan selama satu bulan, tapi Rossi mampu kembali beraksi pada sesi latihan MotoGP Aragon, atau tepatnya 22 hari setelah kecelakaan. Namun meski sudah bisa tampil dengan cepat, kesempatan meraih gelar juara dunia hilang.

“Sepanjang musim ini dan seperti kami katakan sebelum Silverstone, saya sudah mengatakan tidak cukup bagus untuk bertarung demi title kejuaraan. Jadi, berbicara secara realistis, meski kaki saya tidak patah, saya tidak bisa bertarung untuk kejuaraan karena saya tidak cukup bagus. Saya tidak pernah bisa melakukan dua balapan bagus secara beruntun.” ujar Rossi kepada motorsport.com.

Lebih lanjut Rossi menjelaskan, Yamaha YZR-M1 2017 mengalami masalah grip belakang dan juga berbahaya dikendarai di lintasan basah.

Advertisements

5 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here