Saat ini di media sosial masih ramai perihal video pembullyan yang dilakukan oleh 9 orang siswa SD dan SMP. Sebelumnya beredar video bullying di media sosial yang memperlihatkan sekelompok siswa dan siswi mengenakan seragam sekolah SMP sedang mem-bully seorang siswi. Dan kini para pelaku sudah teridentifikasi dan dalam proses pengeluaran dari sekolahnya masing2 serta pencabutan kartu KJP (Kartu Jakarta Pintar) yang sebelumya berhak mereka terima.
Sudah terlanjur viral di media sosial, Polisi mengusut kasus bullying terhadap siswi SMP di Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kronologi yang dihimpun dari kompas.com :
- Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (14/7/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di lantai 3A Thamrin City.
- Kejadian tersebut bermula ketika korban yang berinisial SB terlibat percekcokan dengan salah satu pelaku.
- Korban cekcok mulut sama salah satu terduga pelaku yang cewek. Besoknya, korban dihadang di dekat sekolah dan disuruh datang ke Thamrin City.
- Setibanya korban di Thamrin City, ternyata ada teman-teman pelaku yang menunggunya. Setelah itu, terjadilah kekerasan terhadap SB oleh para pelaku.
- Pihak korban telah membuat laporan polisi di Polsek Metro Tanah Abang. Sudah dalam proses penyelidikan.
Sementara itu Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Pusat Sujadi mengatakan, pihaknya tengah memproses pengeluaran sembilan siswa SD dan SMP di Jakarta Pusat terkait perundungan ( bullying) di Thamrin City.
“Sudah diputuskan dikembalikan ke orangtuanya. Secepatnya, minggu inilah,” kata Sujadi ditemui di SMPN 273 Jakarta, Senin (17/7/2017).
Sujadi mengatakan, sanksi pengeluaran siswa itu sudah sesuai dengan tata tertib sekolah. Orangtua dari kesembilan siswa itu pun diakui Sujadi sudah menerima sanksi ini. Dan kartu KJP yang mereka diterima juga dicabut serta pihaknya masih akan menyelidiki jika masih ada pelaku lainnya selain 9 iswa yang sudah terproses.
https://www.youtube.com/watch?v=TxfNMYJzu38
harusnya jangan cuma dikeluarkan dan dicabut kjpnya, mereka juga butuh pendidikan moral dan mental bagi korban dan juga pelakunya.
gini nih efek tontonan gak jelas di media
kpi mana kpi
Mampus.. Indonesia ga butuh manusia kek gitu
http://kobayogas.com/2017/07/18/penampakan-jok-calon-mobil-mpv-murah-terbaru-dari-mitsubishi/
http://kobayogas.com/2017/07/17/nyobain-ergonomi-new-vixion-r-155-vva-bagaimana-kesannya/
Kan beritanya sudah dimasukkan panti sosial utk dibina
Generasi sampah
STOPP BULLY…….
http://speedmotoblog.com/2017/07/18/skema-kredit-new-ktm-duke-250-siapkan-dp-mu-bro/
Setelah dikeluarkan , harusnya ditahan 5 tahun gak sekolah biar mampus tuh bocah
Sekolah lepas tanggung jawab, selama ini tanggung jawab sekolahnya gimana kok anak didiknya sampe kayak gitu?
Jangan salahkan sekolah nya saja..seharusanya org tua nya tuh..yg punya hak penuh dalam mengatur anak2nya..jgn cuma byr sklh trs pasrah gitu aja..seolah2 sklh sbg penitipian anak aja.
Komentar anda tidak salah, tapi ini TKPnya di sekolah bro, jadi masih tanggung jawabnya sekolah
Munculin namanya semua biar makin beken
Terlalu ekstrem. Kalau begitu mestinya pakai warning dulu. buly sanksi dikeluarkan. Ditulis di pintu masuk sekolah.
Kalau begitu kesannya seperti dI DO karena sekolah malu dapat sorotan.
https://kupasmotor.wordpress.com/2017/07/15/gz150-dan-intruder-250lc-motor-choppernya-suzuki-yang-siap-jadi-saingan-honda-rebel-atau-yamaha-v-star/
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (14/7/2017) sekitar pukul 13.30 WIB di lantai 3A Thamrin City.
Kejadian tersebut bermula ketika korban yang berinisial SB terlibat percekcokan dengan salah satu pelaku.
Korban cekcok mulut sama salah satu terduga pelaku yang cewek. Besoknya, korban dihadang di dekat sekolah dan disuruh datang ke Thamrin City.
Setibanya korban di Thamrin City, ternyata ada teman-teman pelaku yang menunggunya. Setelah itu, terjadilah kekerasan terhadap SB oleh para pelaku.
@jbk mohon dibaca lagi
Setdah – Juli 18, 2017
Jangan salahkan sekolah nya saja..seharusanya org tua nya tuh..yg punya hak penuh dalam mengatur anak2nya..jgn cuma byr sklh trs pasrah gitu aja..seolah2 sklh sbg penitipian anak aja.
Balas
jbk – Juli 19, 2017
Komentar anda tidak salah, tapi ini TKPnya di sekolah bro, jadi masih tanggung jawabnya sekolah
Bubarkan sinetron yg kurang bermoral/yg kurang mendidik…KPI jngan diam saja