image description

Anak sekolah sudah banyak sekali yang terlibat dengan kecelakaan, baik itu kecelakaan tunggal atau kecelakaan dengan orang lain, namun mirisnys sudah banyak  memakan korban nyawa melayang tapi para orang tua masih bisa dengan longgarnya memberikan motor kepada sang anak meski belum waktunya dia untuk naik motor.
honda cengkareng

Tingkat emosi yang masih labil tingkat pengendalian diri yang belum bisa stabil pula membuat emosi mereka mudah meletup saat di jalanan bahkan kesadaran akan tanggung jawab juga belum bisa diterapkan. Contohnya yang satu ini, seorang anak SMP mencoba kabur setelah menabrak seorang ibu2. Entah siapa yang salah dari pihak si ibu atau si anak tersebut namun tidak seharusnya langsung melaraikan diri saja, beruntung bisa dikejar oleh warga.

Info ini dishare oleh Info Seputar Kudus – ISK  17 hrs dengan info berikut:

#isk_laka
#kiriman

Nabrak Ibu – Ibu dan Kabur, Seorang Pengendara Motor Yang Masih Dibawah Umur Tak Berkutik Diamankan Warga

Nyalinya tak sekeren motornya.
Begitulah mungkin istilah yang patut diberikan kepada seorang anak dibawah umur yang berhasil diamankan warga sekitar saat hendak melarikan diri setelah usai menabrak seorang ibu – ibu di Jl. Gribig – Besito Gebog siang tadi tepatnya Jl. Baru Utara tugu Besito. Akibat peristiwa ini sang ibu mengalami luka akibat benturan.

Berhati hatilah dalam mengemudi. Jalanan adalah milik bersama. Apalagi jika masih dibawah umur sangatlah dengan jelas dilarang mengemudikan kendaraan. Apalagi motornya full modifikasi

Hk D357063D
Kiriman : Kanza via bbm

Advertisements

5 KOMENTAR

  1. untuk para orang tua yang banyak duit, mohon diperhatikan hal-hal seperti ini, sebaiknya kalo umur belum legal janganlah diberi motor.

  2. Sebelum anak memiliki sim sebagai orang tua gak boleh membiarkan anak bawa motor sendiri (harus di dampingi) untuk mendidik etika berkendara yg baik, agar di masa depan (setelah punya sim) si anak tidak ugal²an

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here