Inilah indonesia, lokasi bencana malah buat ajang selfie. Selfie memang sedang menjadi trend saat ini, kebiasaan selfie lalu mengunggahnya di media sosial biasanya membuat bangga sang pengunggah, selfie biasanya di tempat2 yang menyenangkan, namun bagaimana jika lokasi bencana penuh keharuan dijadikan ajang selfie ?.

honda cengkareng

Badan SAR Nasional (Basarnas) mengimbau masyarakat jangan berswafoto alias selfie di lokasi bencana banjir bandang Kabupaten Garut, Jawa Barat, karena terkesan tidak menghargai warga yang sedang dilanda musibah.

“Jangan jadikan musibah ini sebagai wisata bencana. Harap ditegur bagi masyarakat yang selfie – selfie, tolong kita jaga perasaan korban yang terkena bencana,” kata Koordinator Humas dan Protokoler Badan SAR Nasional (Basarnas) Provinsi Jawa Barat, Joshua Banjarnahor, Minggu(25/9).

Banjir bandang yang terjadi, Selasa(23/9) menyebabkan sedikitnya 633 rumah terendam. Daerah terparah terkena bencana ini di antaranya Kecamatan Tarogong Kidul, Kecamatan Tarogong, Kecamatan Cibatu, Kecamatan Banyuresmi, Kecamatan Karang Pawitan dan Garut Kota.

”Jangan kejadian musibah ini dijadikan wisata bencana,” katanya.

Hal senada disampaikan Komandan Posko Penanggulangan Bencana Garut, Letkol Arm Setyo Hani Susanto. Menurut Setyo, selama tanggap darurat ada banyak masyarakat luar bahkan mengatasnamakan kelompok atau organisasi berfoto bersama dengan latar belakang daerah terdampak banjir.

“Foto-foto selfie dengan membawa 15 orang, background-nya ada kami (petugas) di lokasi bencana, itu menyakiti perasaan yang menjadi korban,” kata Setyo.

Advertisements

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here