motor Hardjosudiro

Namanya Hardjosudiro (80) dulu guru kimia di SMA Kolese John De Britto Yogyakarta mulai tahun 1970 sampai 1992 kini menikmati masa pensiunnya bersama istrinya, Theresia Sutini, di Kampung Mancasan Wirobrajan.

honda cengkarengalarm mp

Saat mengajar dulu yang menjadi kenang-kenangan mengajar di SMA Kolese John De Britto adalah motor tua Suzuki warna hijau yang dibelinya tahun 1977. Sepeda motor itulah yang selalu menyertainya selama mengajar dan memiliki nilai sejarah bagi hidupnya, motor itu dulu dibeli Rp.300.000,- dengan dicicil potong gaji sebesar Rp.15.000,-. Setelah membeli motor ini beliau tidak beli motor lagi untuk menggantikan motornya itu hingga sampai tahun 2015 beliau didiagnosa penyakit jantung yang mengharuskan memakai alat pace jantung sehingga tidak boleh naik motor, oleh karena itulah motornya dijual untuk biaya pengobatan dan biaya hidup setelah pensiun.

Karena butuh biaya itu, beliau menghubungi salah satu muridnya untuk menjual motornya yang bernama Gani Sucahyo salah satu alumnus SMA Kolese John De Britto yang kini berprofesi sebagai dokter gigi di kediri jawa timur. Atas inisiatifnya akhirnya motor beliau dilelang di grup alumni SMA Kolese John De Britto dan akhirnya laku 36,4 juta.

Beberapa hari lalu, Hardjosudiro di jemput oleh alumni SMA Kolese John De Britto untuk menerima uang hasil lelang. Saat itu bersama para alumni bertemu di sebuah cafe di Condongcatur. Dalam acara itu ternyata ada kejutan dari beliau dimana uang hasil lelang tidak sepenuhnya dipergunakannya namun dari 36,4 juta rupiah uang sebesar 20juta disumbangkan ke yayasan yang mengurusi anak-anak difabel, Bakti Luhur, yang berada di Malang dan Yogyakarta.

Beliau hanya menggunakan uang secukupnya untuk kebutuhan pribadi dari uang lelang itu.

Hardjosudiro (3)

Bhanu Sang Bhadrika bersama Humas Dbbc.
Namanya adalah Pak Harjo, hari ini motor suzuki bututnya laku dilelang hampir 37 juta rupiah. Pemenang lelang adalah bekas muridnya sendiri di SMA Kolese De Britto… sore ini tadi penyerahannya, di sebuah cafe yang dihadiri para pengusaha – pengusaha sukses yang juga bekas muridnya sendiri. Lantas Pak Harjo bicara di depan audience : “uang 37 juta ini, seperti dapat lotre saja. saya tidak menyangka motor butut saya bisa laku setinggi ini… maka dari itu, saya akan sumbangkan dari dana ini 10 juta untuk yayasan panti asuhan XXX, 10 juta lainnya untuk yayasan panti asuhan di daerah XXX… sisanya, sebagian untuk gereja dan sisanya lagi baru untuk saya….”

Semua muridnya terdiam. Semua tahu Pak Harjo sedang butuh uang. Semua tahu uang sebesar 37 juta bisa sungguh sangat berarti di usia tuanya yang sudah tidak bekerja….. mungkin untuk perbaikan rumah, juga untuk biaya kesehatan di usianya yang makin renta. Tapi Pak Harjo, tak ambil semua uangnya….

Ia hanya ambil sebutuhnya. Ia hanya mengambil secukupnya. Ia hanya mengambil sedikit saja. Sebagian besar ia sumbangkan ke orang lain.

Kami kira uang itu akan Bapak terima semuanya.
AH……

Pak, engkau sungguh kaya raya. Uang tidak lagi terlihat silau di hadapanmu. Hatimu lebih berkilau daripada emas dan uang, seperti di lagi Mars De Britto… murni sejati jiwamu. Hargamu sungguh tinggi Pak Harjo. Kau ajari kami lagi yang muda – muda ini yang sedang getol – getolnya mencari uang… sampai kadang mata dan hati ini buta kanan kiri, lupa bahwa hidup ini aslinya hanya ditugaskan untuk berbagi… man for others, moto sekolah kami. Yang sampai saat ini kami masih bodoh soal hal itu, dan terimakasih telah mengajari kami sekali lagi.

Guru… memang Bapak, seorang Guru.

Hardjosudiro (1) Hardjosudiro (2)

sumber :

https://www.facebook.com/sang.badrika

http://regional.kompas.com/read/2016/06/06/15060051/Motor.Tuanya.Laku.Rp.36.Juta.Pensiunan.Guru.Ini.Sumbangkan.Hasilnya

Advertisements

21 KOMENTAR

  1. Hebat. Terharu.
    Saya ibaratkan itu saya, pasti saya gakan lakuin hal yang mulia itu,
    2 panti asuhan, sumbang gereja, luar biasa menginspirasi

  2. Terharu sbg alumnus de britto jg
    Beliau bnr2 guru,ga cm omdo tp nglakuin apa yg slalu d ajarin d sklh, man for with others
    Smg sehat trus pak

  3. Suzuki? Gak mungkin!!! Harga jual kembali suzuki itu ancur gak kek honda!!! Ini pst konspirasi wahyudi, mamarika n remason!! Apalg mesin tidur gak cocok buat koleksi kata mbekha dewa.
    Apakah ada HONDA astreagrand laku 10jt kek sisuzi ternoda gs?

    Ngoahahahaha

  4. serasa merinding, salut buat anda pak’ anda bener2 SEORANG GURU, SEORANG GURU, anda bener2 PAHLAWAN TANPA TANDA JASA,, PAHLAWAN TANPA TANDA JASA, gak kayak GURU sekarang maunya naik gaji tapi hasilnya untuk anak didik zonk, gak naik gaji unjuk rasa… bukan pahlawan tanpa tanda jasa tapi minta jasa…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here