pemuda injak patung pahlawan (1)

Ramai dibicarakan di media sosial dan menuai kecaman semua netizen akhirnya polisi menyelediki sumber foto dan pemuda pelaku penginjak patung pahlawan di Tugu Letda Sujono yang terletak di Perkebunan PTPN III, Kebun Bandar Betsi, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun.

honda cengkareng

Kapolres Simalungun, AKBP Yofie Girianntao :

“Iya kita sudah mendapat informasinya, foto itu di Tugu Letda Sujono yang berada di Bandar Betsi. Saat ini kami masih melakukan pencarian terhadap orang-orang yang ada di foto tersebut,” ujarnya kepada Tribunnews.

“Kami masih mencari identitasnya dahulu, kami cari tahu dahulu, apakah yang ada di foto masih di bawah umur (anak-anak), jadi kita lidik dahululah yah,” ujarnya.

“Kalau mencarinya sudah kita lakukan, bagaimana carannya supaya tidak terjadi hal demikian, tentu tidak hanya polisi yang bertanggung jawab,”.

“Belum tentu mereka itu tahu, patung siapa itu dan apa yang dilakukannya dahulu buat negara ini, di sekolah-sekolah sekarang sudah jarang saya lihat diajarkan hal tersebut, jadi permasalahan ini jangan dibebankan kepada polisi saja. Dinas Pendidikan juga bertanggung jawab untuk mengajarkan hal demikian,”.

“Marilah kedepan memberikan pemahaman siapa mereka itu kepada anak-anak. Polisi dan Dinas Pendidikan bersama-samalah memberikan pemahamanan atas kasus ini. Bukan ditangkap solusinya,” tuturnya.

Kepolisian menyampaikan belum bisa menentukan apakah ini suatu pelanggaran hukum atau bukan namun akan tetap menelusuri kasus ini. Kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali dan memberikan pemahaman tentang sejarah kepada para pemuda2 tersebut.

Namun setelah pelaku ditemukan akan ada pertanyaan publik yang ditunggu2, yaitu apakah para pemuda akan dijadikan duta pahlawan ? masalahnya yang menghina lambang negara dijadikan duta pancasila dan kemarin baru saja yang melanggar lalu lintas dan membentak polisi ngaku anak jendral dijadikan duta anti narkoba.

pemuda injak patung pahlawan (1) pemuda injak patung pahlawan (2)

15 KOMENTAR

  1. 25 tahun lg mngkin Indonesia akan dikuasai oleh mantan generasi alayers…. bupati dugem, walkot madat, gubernur ng3w3, guru2 & dosen2 partygoers ….. apalagi ya ? hahaaahaa

  2. Setuju kalo di bikin duta patung.. Dengan pekerjaan setiap hari jadi patung di perempatan jalan.. Selama 10 tahun.. Mantap kan…??

  3. Gak mungkin mereka nggak tau itu pahlawan apa dan jasa nya apa.biasa nya di tiap tugu ditulis semacam prasasti tentang sejarah tugu itu sendiri.apalagi tugu nya sebesar itu.
    Emang dasar mereka aja yg bodoh dari kambing,narsiser,alayer,otak tinggal di kebun binatang.

  4. Dasar orang goblok… bukan nya sy menghina ya emang yg memberikan jabatan seprti duta pncasila, duta pahlawan itu memng bego deh rasanya.. udah jelas2 menghina dan melecehkan masi aja dibuat terkenal..saran dari saya buat siapa sja pemerintah entah petinggi apapun itu.. tlng di tindak lanjuti buat mereka jera.. nantinya ada orang yg pengen terkenal ada2 aja yg di buatnya yg melecahkan negara supya terkenal..pintar dikitlah supaya jngn di bilang bodoh.. pemerintah kok kya gitu bodohnya..bukn buat jerah makin ditinggikan..

    • Kaya kasus bebek nungging sama abg alay dr medan atau mana ya…. yang sekarang jadi duta… dengan alasan berprestasi d sekolah dan punya sikap baik…… hayoooo siapa lagi yang mau jadi duta? Duta LP mungkin…..

  5. Klo gk tau itu patung pahlawan “KEBANGETAN” laaa dr seragam yg dipakai patung n patung garuda dibelakangnya kn udah menyiratkan.klo itu adl patung pahlawan…. klo gk tau nama pahlawannya msh bs dimaklumi…

    Rio Haryanto itu duta Anti Narkoba looo !! Jelas dia Muda, Bertalenta dan Mengharumkan nama bangsa… disini ditekankan bahwa TANPA NARKOBA PRESTASI BISA DIRAIH, dan diharapkan rio bs menjadi teladan bagi generasi bangsa.

    Tp klo, ky gn apalah arti gelar “duta”??

  6. Inilah generasi muda kita. Negara yang maju adalah negara yg bisa menghargai jasa para pahlawannya. Pantas negara kita ga maju. Orang generasi mudanya aja ky gini. Rusak sdh moral bangsa kita. kalo hal seperti ini dimaklumi terus. Mau dibawa kemana bangsa ini. Pahlawan ga lagi dikenal, bendera ga lagi di hormati, lambang negara cm jadi olok2kan, pancasila aja ga hapal apalagi UUD 45, nama presiden aja ga tau. Nyanyi lagu kebangsaan cm pas 17an aja. Itu juga kalo ikut apel. Lha terus mau dijadikan duta. Helllloooo… buka mata anda teman2. Negara kita sdh diujung tanduk kehancuran. Kalo ga tau dg yg namanya berjuang setidaknya hargai lah jasa2 para pahlawan kita. Ga pernah ikut mengheningkan cipta ya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini