pom bensin terbakar

Jadi oembelajaran bersama dari kejadian kebakaran sebuah SPBU di daerah nganjuk jawa timur, kita sebagai konsumen wajib mematikan mesin kendaraan saat mengisi BBM dan itu wajib hukumnya, sebagai konsumen kita harus menaati segala aturan yang ada di SPBU terutama rokok dan HP. Satu lagi, lebih baik kita tetap menjadi konsumen normal meski sudah kenal baik dengan sang petugas SPBU, kita tidak usah ikut proses pengisian apalagi mengisi sendiri.

Seperti yang terjadi di daerah nganjuk ini, pembeli bensin yang menggunakan derigen terlibat langsung dalam proses pembelian pengisian bensin di derigen dan tiba2 ada percikan api kemudian SPBU dan motor terbakar. Kalau sudah terlibat seperti ini sudah pasti konsumen akan dimintai keterangan sebagai saksi bahkan bisa menjadi tersangka.

pom bensin terbakar 1

Kronologi dari radio patria :

SPBU di Sengkut Berbek #Nganjukmilik H Makruf (50) warga Gondang Nganjuk sekitar jam 6 pagi tadi terbakar. Kronologi kejadian, jam 5 SPBU mulai buka melayani pembeli BBM. Jam 6, Bisri (48) pelanggan warga Berbek mengisi bensin ke dalam jerigen 34 liter dengan cara selang Nosel pengisian BBM dioperasikan sendiri oleh Bisri, sedang Susanto (33) petugas SPBU menerima uang pembelian & menekan tombol mesin Dispenser untuk memasukan jumlah pembelian BBM . Saat Bisri membuka Nosel pengisian BBM, tiba2 api langsung menjalar & langsung membesar. Jam 6.30 1 unit mobil Damkar tiba di lokasi kebakaran & segera memadamkan kebakaran di 2 mesin Dispenser BBM, sedang petugas Polsek & Koramil segera mensterilkan lokasi SPBU. Jam 7.05 api dapat di padamkan oleh 4 unit mobil Damkar. Susanto mengaku melakukan pengisian BBM seperti biasanya untuk Nosel pengisian dipegang oleh pembeli yg menggunakan jerigen & petugas menekan tombol Dispenser BBM namun tidak tahu mengapa tiba2 muncul api pemicu kebakaran, padahal petugas SPBU tidak merokok di lokasi. Motor Astrea milik Bisri & 2 buah mesin Dispencer BBM terbakar. Total kerugian sekitar Rp 500 juta. [dni]

— di Berbek-Nganjuk.


Advertisements

1 KOMENTAR

  1. Elektrik statis karena pengisian ke tangki plastik + faktor a (apes) Kalo kata orang kolot “gw bertaun-taun isi jerican plastik gapapa kok”

  2. Kejadian di kabupatenku mas, yang lebih parah lagi kalau spbu dikecamatan yang agak jauh dari kabupaten, pembeli jerigen malah yan didahulukan. Biar pembelajaran buat karyawan dan pemilik spbu.

  3. bisa jg penyebabnya dr motor ato mobil yg blm d matikan, busi yg masih nyala ketika d isi bbm akan menimbulkan percikan api,apalagi bensin adalh temannya api maka cepat menjalar kmana2

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here