Kemarin lagi marak dibicarakan para netizen bahwa tutup pentil tidak ada saja motor ditilang, alasannya apa ? ban tidak ada tutup pentil bisa mengganggu keseimbangan motor akibat tekanan angin di ban mudah berkurang. Nach dasal pasalnya apa tutup pentil kena tidak ada bisa kena tilang ?.

Untuk Motor :

Pasal 285 ayat (1)

Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kanlpot, dan kedalaman alur ban sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) bulan atau denda paling banyak Rp250.000,00 (dua ratus lima puluh ribu rupiah).

Untuk Mobil :

Pasal 285 ayat (2)

Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor beroda empat atau lebih di Jalan yang tidak memenuhi persyaratan teknis yang meliputi kaca spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu tanda batas dimensi badan kendaraan, lampu gandengan, lampu rem, lampu penunjuk arah, alat pemantul cahaya, alat pengukur kecepatan, kedalaman alur ban, kaca depan, spakbor, bumper, penggandengan, penempelan, atau penghapus kaca sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (3) juncto Pasal 48 ayat (2) dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp. 500.000,00 (lima ratus ribu rupiah)”

Sebenarnya dulu saya pernah baca dari statement anggota polisi sekitar tahun 2014 kemudian saya cari ternyata ketemu via detik.com, namun kala itu tahun 2014 bisa jadi sekarang sudah beda ketentuannya.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya tahun 2014 AKBP Hindarsono, saat dihubungi detikOto :

“Kalau cuma penindakan akibat tidak menggunakan tutup pentil, harusnya itu diingatkan saja,”

“Kalau mereka (pengendara-Red), tidak menutup pentil ban mereka namun tidak membawa surat-surat. Itu lain lagi urusannya,” katanya.

“Kami tidak pernah memerintahkan untuk menindak pengendara yang tidak menggunakan tutup pentil. Kalau ada petugas seperti itu, tanya dia sekolah kepolisian dimana, dan laporkan ke atasanya,” ujar Hindarsono.

Setuju kalau hanya tutup pentil dikasih peringatan bukan penilangan kecuali memang sudah menjadi acuan dari pihak kepolisian bahwa hal ini bisa membahayakan laju kendaraan dan bisa menyebabkan kecelakaan.

Monggo share opini sampeyan.

polisi tilang tutup pentil

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. lah??tutup pentil ban?? sy aja tutup pentil nya ilang pas dj taruh di parkiran mall, gmana tuh pak polnya?? helem?? seumpama helm hilang di parkiran, duit dah abis nih baru pulang shoping di mall, mosok di tindak lagi sama polisinya?? .. spion? sy spion hilang di sekolah, di tilang om wkt itu, masih belum bisa ngelawan, di tilangnya di perempatan lagi bukan di razia,, lah terus sy ke toko aksesoris gmana kalo ga lewat dari tuh perempatan?? ahhh polisinya pada maling sih wkt itu, uang lagi 24rb di dompen di gasak semua

  2. Saatnya kita untuk lapor ke polisi kalau tutup pentil kita hilang di parkiran….

    Karena perkara tutup pentil sekarang tidak main-main. Tilang.

  3. Kebanyakan polisi waktu masuk lewat jalur belakang dengan segepok uang untuk bisa diterima ya akhirnya jadi seperti ini kelakuannya kalo sudah jadi..

  4. hati2 yg masang stiker nempel di lampu depan… dan menskotlet lampu sein n stoplamp..

    tmen ane msang stiker garputala di bagian kiri dasbord depan… tepatnya separo nempel di dasbord sparo kena mika lampu depan..

    pdahal scara user dia gak pernah mrasa trganggu dgn chaya lampunya.. tpi kena tilang dgan alasan mengganggu pencahayaan…
    tau deh pasal apaan..

  5. lama-lama hukum di indonesia mulai disalah gunakan, makin tumpul ke atas dan makin runcing ke bawah. mmiris banyak liat kasus-kasus penilangan kaya gini yang makin banyak disorot karena ulah “oknum polisi” katanya tapi tetep aja polisi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here