pungli polisi

Kesatuan korps kepolisian sedang banyak ujian, bukan ujian semester namun cobaan bertubi2 yang harus segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan polemik di masyarakat. Bagaimanapun juga kepolisian adalah tempat dimana pengayom para masyarakat sehingga kita tetap harus menghormati tidak bisa melihat dari sebelah mata saja.

Memang sampai saat ini polisi kesatuan lalu lintas sudah banyak diperbincangkan sola tilang menilang yang masih menuai kontroversi dimana tindakan penilangan bisa dititipkan oleh petugas di TKP atau langsung menjalani proses sidang dikemudian hari. Masih menjadi perdebatan panjang ketika polisi menawarkan ke korban tilang apakah proses akan dititipkan ? proses penitipan tilang banyak yang menduga bahwa uang titipan tidak sampai pengadilan melainkan dikuasai oleh oknum, karena ulah segelintir oknum inilah pandangan masyarakat terhadap kepolisian menjadi tercemar.

Seperti video yang diupload Akhmad Jokam Gems di akun facebooknya, tampak perdebatan antara petugas dengan korban tilang, kita tidak akan ditilang kalau tidak melanggar peraturan. Video berdurasi hampir tiga menit ini sekarang tepat jam 10 malam 05/10/2015 sudah dishare sebanyak 1178 kali oleh netizen dan sudah terlihat 37.458 kali. Sebaiknya pihak kepolisian segera menindak lanjuti kasus ini agar tidak simpang siur akan kebenarannya.

Berikut videonya ( via hp klik disini )

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. Mengutip akang komentator:
    Oknum disebut kalo ada kejadian gini.
    Kalo ada kejadian yg bagus2 disebutnya semua anak kita baik.. trus oknum itu anak siapa baju atribut id aja sama..
    Hhehe..

    Semoga oknum habis krn sorotan media, shg benar2 kebaikan nyata yang dirasakan masyarakat yg diayomi, bukan pencitraan semata.

  2. plokis kok takut sama kamera. kalau benar kenapa takut difoto/direkam pak ? di tempat umum siapapun berhak memfoto/ merekam. takut difoto/direkam jangan turun ke jalan pak, ngumpet aja di pos. endonesa..endonesa..jokowow..jokowow..di sektor ini kok gak ada perbaikan sama sekali..gak sanggup ya jok. kalah sama hongkong.

  3. Jujur aja, kebiasaan disini, kalau salah, ketahuan polisi dan kena tilang, ngeluarin sumpah serapah, ga mengakui kesalahan.

    Ada 2 kemungkinan dari video itu. pertama, Polisi mencari2 kesalahan untuk kemudian ditilang (minta uang damai). Atau yang kedua, memang pengendara salah dan polisi menilang, tapi yang ditilang berusaha mengelak, pura pura atau beneran ga tahu kesalahan sehingga berdebat, ngaku orang berpendidikan atau berkuasa, ngancam naikin ke youtube. Waktu bebas dari tilang, duh bangganya dan bilang polisi kerjanya minta uang doang.

    Kita ga bisa serta merta ‘judge’ polisi tsb negatif, tapi ane juga ga mengkonfirmasikan polisi tsb juga benar. Harus liat latar belakangnya dulu. Jadi pengendara yang dewasa, dan sadar peraturan, lebih penting. Seperti kata Kang Ari ” kita tidak akan ditilang kalau tidak melanggar peraturan “.

  4. Paling benci saat di tilang ada kata2 mau di bantu, kalau salah ya ngaku dan tilang trus sidang, jngn mau bayar di tempat, biar nama pak kumis ga jelek, dan masyarakat jadi lbh ngerti tata tertib berkendara

  5. sebenarnya kalau sim dan stnk lengkap dan sesuai dalam artian tidak jatuh tempo kan aman, saya beberapa kali di razia tp lolos krn surat-surat lengkap

    yang bikin kesel adalah kenapa supir angkot ga pernah kena razia SABUK PENGAMAN ya??? jawabannya karena polisi kalau nyupir mobil patroli ga pernah pake SABUK PENGAMAN juga… 100% yg saya lihat selalu begitu

    jadi OOT deh hahahaha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here