biker pemalak di surabaya (4)

Sudah ramai di medsos tepatnya di facebook, orang yang diduga sering melakukan kejahatan modus tertabrak kemudian minta ganti rugi. Sudah pernah saya tulis disini ( Klik disini ):

Kejahatan Modus Ketabrak Masih Terjadi, Hati-Hati…! Nich Kronologinya

kejahatan modus baru

Identitas ini terungkap oleh para netizen dan dishare di laman E100 disitu para netizen mengungkapkan bahwa jika dari wajah pelaku sangat mirip bahkan dari plat nomor di motor juga sama alhasil informasi ini dengan cepat berkembang di kalangan netizen.

Berikut petikan dari beberapa informasi yang tersebar di facebook :

biker pemalak di surabaya (6) biker pemalak di surabaya (1)

Bahkan sudah menyebar juga di BBM :

biker pemalak di surabaya (2) biker pemalak di surabaya (3) biker pemalak di surabaya (5)

Informasi tambahan kalau orang ini pernah ikut salah satu klub motor dengan nama gusti, tapi ingat kasus ini belum diproses oleh pihak kepolisian jadi informasi yang sudah berkembang ini seharusnya segera ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian agar informasi ini tidak simpang siur.

Berikut kronologi kejahatan yang sebelumnya beredar :

Hari Jumat (tgl 18/9/2015) lalu, sekitar jam 13:30, mobil saya tiba-tiba dihentikan seorang pria bermotor di daerah jl. Asemrowo Surabaya. Pria tsb menuduh sayatelah menabrak motornya hingga jatuh, padahal saya yakin tidak melakukannya (jalanan sepi, saya berkendara sktr 30 – 40 km per jam, dan dapat dibuktikan dari rekaman kamera yang terpasang di mobilku).
Ketika saya mengajak pria tersebut ke kantor polisi terdekat, pria tersebut mengamuk, memaksa saya turun dari mobi, memukuli bagian kepala saya, merusak bodi mobil saya dan dengan besi yang diambil dari motornya dia memecahkan kaca mobil saya. Saya akhirnya berhasil lolos dengan memberikan sejumlah uang ke pria tsb dan dibantu warga setempat.
Saya berusaha meminta bantuan ke pos polisi di perempatan Dupak – Demak, tetapi pak polisi cuma menyuruh saya melapor ke Polsek Asemrowo. Saya bilang ke Polisi tsb, saya barusan dirampok di daerah sana, ya saya mana berani balik lagi ke daerah sana. Kalau2 saya ditungguin, gimana? Pak Polisi malah menyuruh saya mencari mobil patroli polisi di dekat pintu tol…(?) Polsi tsb sama sekali tidak tertarik untuk membantu..

Ciri-ciri pelaku:bersepeda motor bebek (mungkin honda), nopol L4981 H (atau L4891 H), ada besi di bagian belakang motor berwarna oranye (menyolok sekali). Orangnya gemuk, hitam, tinggi sktr 165 cm, berjaket hitam, bersarung tangan tebal seperti yang biasa digunakan tukang las, helm biru silver.

Kalau anda dihentikan orang seperti di atas, usahakan menghindar ke tempat yang aman..

Advertisements

20 KOMENTAR

  1. Dokter apa dokter nih…? Kalo emang benar kok moralnya gak lebih baik dari yang tamatan SD ya…?? Sepertinya dia korban reformasi…

  2. 1 lagi pokis pekok gk mau bantu korban pemerasan…
    ngapain aja sih kerja pokis…???
    nonton film india kah…??
    soalnya kalo film india berani bikin film yg anggota pokis bahkan pejabat kepokisan yg korup…
    kalo film2 indo mah pokis selalu jadi pahlawan kesiangan…

  3. dasar korban nya yg bodoh gak bernyali, harusnya dia turun aja ajak main/sparing si tersangka, toh si korban kan gak ada salah. apalagi dia kan naik mobil tinggal gertak2 aja pura2 mau nabrak, pasti ciut nyali si tersangka..
    kami orang batak kalo dibuat gtu kami lawan sampe habis apalagi kalo kita gak ada salah…

    • Benar bang..diajak sparing aja klo ndk bsa liat skelikingnya ada kayu, batu atau ambil pacul, linggis orang kerja jalanan (dibackground sptnya ada kerjaan jalan) toh klo korban kalah/remeknya dipisah orang akhrnya ajak k polisi pasti dia keder

  4. Garis hidupnya ni org jelas bgt yak.
    Dari perdusunan antah berantah > jual sawah > beli ijazah > jd dokter.
    Dokter shift di rsud gampang, obatnya itu2 doang, kalo mentok tinggal browsing.
    Mungkin cara matinya gara2 berikutnya naik kelas nyoba berhentiin kereta 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here