trek balapan pakai triplek

Kaget bukan main setelah melihat trek yang dilapisi kayu triplek ini, terjadi ketika road race di kota palembang sumsel. Infonya trek ini terpaksa memakai triplek karena treknya masih basah oleh cor2an. Yang jadi pertanyaan kenapa pihak penyelenggara memaksakan untuk tetap digunakan membalap ? meskipun tidak ada korban berjatuhan. Kalau seandainya ada korban bagaimana ?. Apakah pihak panitia tidak mau merugi ?. Meski mendapatkan kesepakatan terhadap semua tim dan pebalap seharusnya mereka tetap mempertimbangkan keselamatan.

Kenapa juga para tim dan pebalap tidak melakukan boikot menolak balapan demi keselamatan para pebalap, inilah salah satu potret balapan di tanah air, selain sirkuit non permanen sekarang malah ditambah sirkuit triplek. Kapan pemerintah mau melek terhadap balapan di indonesia di tengah prestasinya yang semakin menanjak ?, indonesia tidak cukup 1 sirkuit saja di sentul seharusnya di setiap daerah atau propinsi ada sirkuit permanen untuk memfasilitasi para pebalap tanah air demi masa depan olahraga balap indonesia.

Sudah saatnya pemerintah turun tangan jangan hanya dipandang sebelah mata saja balapan di indonesia, lihat prestasi yang mereka persembahkan buat indonesia di kancah internasional.

Advertisements

1 KOMENTAR

  1. nangis batin bro seumur hidup br ini gw liat kaya gini tp ya mau gmn, bola yg sponsornya muntah2 blm tentu tiap daerah ada stadion paling mentok lapangan 17an apalagi sirkuit yg notabenya olahraga mahal

  2. sudah seharusnya dan sepantasnya Indonesia punya sirkuit internasional disetiap propinsi… minimal!

    sirkuit kecil disetiap kabupaten…

    tapi bagaimanapun, ane salut sama mental pembalapnya ga seperti lorencong, ga mau ikut fun race di sentul…. gimana kalo dia yg balapan disirkuit triplek…???

    salam susah netral

  3. Sudah saatnya road race gini ada wadahnya. Sehingga keamanan dan standarisasi sirkuit bisa lebih dapat dipertanggungjawabkan. Jadi ga ada kesan balap liar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here