dikawal

Diinbox oleh bro albert wijaya ternyata ada link yang isinya menceritakan kekerasan terhadap biker yang sedang beriringan dengan konvoi motor besar dan dikawal oleh polisi.

Konvoi motor besar memang sering juga terlihat pengawalan oleh patwal apalagi saat konvoi dalam jumlah banyak, konvoi dengan pendamping patwal tidak ada salahnya asalkan tidak merugikan sesama pengguna jalan dan yang dikawal bukan pejabat penting atau sedang emergency lach kalau konvoi atau touring itu bukan suatu emergency. Yang namanya patwal pastinya sebagai pembuka jalan juga…tapi apakah harus dengan cara kekerasan…? kalau pejabat penting mungkin masih bisa dimaklumi…coz takutnya bisa saja itu seorang teroris yang membahayakan pejabat atau presiden, lach kalau kovoi iring iringan motor apakah perlu kekerasan ?.
Selebihnya apakah pengendara atau biker yang dilewati patwal langsung menepi saat diminta menepi atau kasih jalan oleh patwal? Jika tidak segera menepi pasti rombongan dibelakangnya bisa emosi, jadi mesti ada saling kerja sama dan saling menghormati sesama pengguna jalan.

 

Terlepas dari apakah benar atau tidaknya cerita yang disebutkan, kejadian ini tentunya menjadi suatu pelajaran buat kita… patwal jangan sampai arogan dijalan raya lihat kondisi dulu… dan buat kita pengguna jalan yang dilewati rombongan konvoi entah ada patwal atau tidak lebih baik kita menghindar atau jalan pelan ke pinggir dari pada berujung maut karena sudah banyak cerita2 bahkan kejadian2 yang berbau kriminal yang seharusnya bisa ditindak lanjuti oleh aparat agar semakin berkurang adanya tindak kekerasan dijalan.

Diambil sebagai pelajaran atas apa yang sudah terjadi, tidak semua patwal, klub, konvoi dll bertindak arogan.

Berikut testimoni yang saya ambil dari link :

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=913791595306201&id=153799987972036&refid=7&_ft_=qid.6079251005223918391%3Amf_story_key.8748529064384831208&__tn__=%2As

KORBAN!!
Hari Jumat, tanggal 07 November 2014
Pukul 19.30 WIB
Hanya karena berusaha mendahului lewat jalur kiri yang tidak dilewati oleh “KONVOI HARLEY DAVIDSON” di jl. Raya demak yang dikawal oleh Polisi PATWAL.
Pengendara motor ini dengan kendaraan Honda Scoopy yang berplat nomor L 4900 Y ditendang tanpa ada peringatan tanpa diberhentikan terlebih dahulu oleh salah satu POLISI PATWAL. Walaupun pengendara ini sedang melaju di jalur yang bukan dilewati oleh KONVOI tersebut, dengan kecepatan kurang lebih 60 km/jam..
Meskipun PATWAL ini mengetahui pengendara ini jatuh akibat tendangannya, PATWAL tersebut tetap melanjutkan pekerjaannya untuk mengawal “KONVOI HARLEY TERSEBUT”
Jikalau pengendara ini salah, seharusnya diperingatkan kemudian diminta untuk menepi untuk berhenti. Banyak saksi mata datang untuk menolong pengendara ini, termasuk security Hartono motor demak..
Sangat disayangkan Aparat penegak hukum yang selalu kita bangga – banggakan, ternyata malah berbalik dengan kenyataan. melakukan kekerasan dengan menendang sepeda motor pengendara ini hingga jatuh sampai terluka parah, tanpa menengok pengendara ini sama sekali..
Dan lebih mementingkan “KONVOI TERSEBUT”

MASIH HARUSKAH KITA BANGGA DENGAN APARAT, KHUSUSNYA KEPOLISIAN KITA?
Anda yg menilai!!

korban
Advertisements

39 KOMENTAR

  1. Wkwkwkwwkwk

    Fbh kambing bertato nunggang_nya sohc metik murah

    Wajar ditendang

    Tubuhnya mah bertato,ketendang gitu ɑ̤̥̈̊jª babak belurr bonyok semua

    Ngoahahahaha

  2. Mending alay tp naiknya sport

    Drpd ngaku gentle bertato naiknya metik sohc murah,scoopy lg

    Fbh emang kismin bro

    Fbh kambing emang pantes untuk ditindas

    Ngoahahahahaha

  3. ane udah 3 kali di tendang sm kendaraan yg touring skrng kalau ada yg touring mending kepinggir aja, tp ini ceritanya yg nendang itu patwal ? ini mah bikin kecewa aja

  4. Jgn keburu menghakimi patwalnya yg salah. Kalo diliat dr karakter wajah si korban kyknya si korban ini jg tipe orang yg suka cari masalah & tukang ngeyel mknya ditendang aja sm si patwal,krn percuma jg diperingatin alus-alusan. Jgn gampang terkecoh dgn berita2 di jaman sekarang ini. Semuanya bs diputarbalikkan. Serigala berbulu domba / Domba berbulu serigala.

    • baca komen bro valentino ada bener nya juga sih. karakter wajah org ga bisa bohongi sifatnya. hehe
      tp masalahnya pada posisi kejadian, kita ga tau mana salah dan benar juga.
      tunggu klarifikasi, atau sudut pandang lain buat pertimbangan

  5. Pola pikir yg aneh buat bikers, masa ada konvoi moge dikawal Patwal lgs protes dgn alesan klasik krn merasa 1 aspal lah, merasa bayar pajak lah, dll. Apalagi klo ada Patwal yg sampai nendang motor lgs diexpose padahal klo kita liat konvoi CLUB/KOMUNITAS motor banya banget yg AROGAN DIJALAN sampai ngusir2 kendaraan di depan lah, bergaya spt Patwal lah, nendang2 motor lain, main2 in gas lah, nutup2 in jalan lah atau nendang2 body mobil lah, dll kaya gt masih bangga jd bikers?? Coba liat klo konvoi CLUB/KOMUNITAS MOBIL apa ada yg sampai nendang2, bergaya spt Patwal, ngusir2 kendaraan lain, main2 gas??
    Klo konvoi HD/MOGE sampai bisa pakai Patwal secara logika krn MEREKA MAMPU BAYAR Polisi tp knp para bikers merasa marah2? Udah pasti krn mereka gak mampu bayar Polisi buat ngawal jd intinya krn faktor kecemburuan sosial/kesenjangan sosial. Secara logika klo bikers atau Club/Komunitas MERASA MAMPU UTK BAYAR SEWA POLISI pasti mereka gak akan komen yg macem2. Sbg contoh paling gampang, klo merasa mampu nginep dihotel bintang 5 pasti akan mampu bayar tp klo tdk mampu pasti gak akan nginep, simple bukan?? Jd gak perlu lah sampai bilang yg aneh2 atau komen yg aneh2 dan pakailah LOGIKA ATAU RASIO SPY BISA BERPIKIR LEBIH MAJU KEDEPAN

  6. Patwal dalam tugasnya tidak boleh mencelakai pengendara lain itu sudah SOP kalau sampai terbukti dan dilaporkan ke Propam bisa kena tindakan….yang belain klub karena duitnya logika elu aneh bro…pengawal presiden aja sudah dipesankan tidak boleh arogan sama presidennya kenapa elu sewot bener soal klub yak….gue yakin gak ada pengendara di jalan yang berani sok2an kalau ada patwal lewat apakah si patwal sedang tugas atau tidak…. yang sering gue liat banyak pengendara justru grogi kalau ada isyarat dari patwal karena takut sehinga kurang cepat minggir, jadi gak perlu sampai nendangin….gue rasa masalah ini baiknya dibawa saja ke media dan dilaporkan ke Propam. dan buat ente yg belain klub semoga ente lekas sadar bro…

    • setuju, semua sudah ada prosedur. Jika ad patwal yg sampai melakukan tindakan kriminal dlm hal ini nendang *jk terbukti benar* maka segera laporkan saja ke pihak propam agar segera diadili.

  7. Mari kita semua budayakan komen yg bersfifat dukung blogger atau bikers BIAR KATANYA dibilang sependapat atau sealiran plus akan disenengin PARA BLOGGER, BIKERS dan KOMENTATOR TETAP
    Komennya kudu bilang : JOZZ. PERTAMAX, PODIUM, BELA BIKERS, KONTRA DGN MOBIL, ANGKOT, BUS, TRUCK
    Mari kita semua buktikan klo gak percaya 🙂

  8. om, maz bro, semuanya… ane kasi tau aja ya, kalo ada konvoi HD tolong ke pinggir, krn semuanya tu mantan kapolri, jenderal, irjen, brigjen, mayjen, kombes, anak anaknya, dan penjilatnya (pengusha)…. ingat kasus sophan sophian…. ssssttttt…. hati hati yoo…

  9. Oh ya,,ketika saya pulang juga pas nyampe di sidoarjo , kalau ga salah harley davidson tanpa pengawalan tertib, ada lampu merah mereka berhenti .. akan tetapi pas di kawal oleh POLISI ketika sampai di Probolinggo , Polisinya tahu lampu merah masih menyala, malah nerobos lampu merah , tanpa mengurangi kecepatan ..apa beda moge dengan motor biasa?? toh rodanya 2 .kog segitunya pakai pengawalan ,iya kalau di kawal tertib lalu lintas, wong ini di kawal ,lampu merah main jalan saja .. hey,anda itu bukan supir bus yang tiap hari di kejar waktu untuk setoran ( maklum )..

  10. kepada pihak kepolisian republik indonesia : saya berharap tolong ditindaklanjuti masalah ini, karena jalan umum itu bebas untuk siapa saja yang lewat karena jalan itu dibuat dari uang pajak yang dibayar oleh masyarakat. lebih baik (Penting) mengawal ibu hamil, atau orang yang lg sakit dijalan yang perlu dibawa ke rumah sakit daripada mengawal orang dijalan untuk kepentingan pribadi.
    kepada pengguna harley davidson : saya sebagai warga sipil ingin memberi masukan agar kalau dijalan tidak usah minta dikawal oleh pihak kepolisian kecuali punya tugas ke negaraan seperti anggota pemerintah yang lainnya.

  11. saya juga pernah nendang mobil, di perempatan lampu merah gunung sahari, tapi itu mobil nyerobot lampu merah, udah jelas2 di jalur dia merah tapi itu mobil maksa lewat juga yang berakhir jadi macet, begitu itu mobil lewat di samping motor gua, langsung gua tendang pintu belakangnya buat kasih pelajaran itu pengendara mobil yang geblek!

    eh marah2 itu orang, gua tinggalin aja deh… tujuan gua hanya memberi sedikit pelajaran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here