tabrak

Miris mendengar kecelakaan ini, sudah saatnya pengawasan orang tua lebih ketat terhadap anaknya terutama jika anaknya sudah mulai mengendarai mobil. Masih ingatkan kasus yang menimpa anaknya ahmad dani ? untung orang kaya ( coba kalau kita orang miskin yang kena kasus pasti langsung masuk bui ) dan semua korban bisa dirangkul tapi seharusnya kedua orang tua lach yang harus bertanggung jawab dan harus dihukum karena lalai mengawasi anaknya sehingga mengakibatkan kerugian terhadap orang lain apalagi sampai meninggal.

Entah mau orang kaya atau orang biasa kalau sudah menyangkut anak yang beranjak dewasa apalagi sudah dikasih mobil padahal belum cukup umur…SIM saja belum punya seharusnya orang tua lebih sensitif tidak bisa sembarangan kasih kepercayaan terhadap anak untuk mengendarai motor bahkan  mobil. Seperti ini contohnya yang terjadi di bandung seorang anak berusia 16 tahun menabrak empat motor dari arah berlawanan saat dia mau menyalip angkot tapi naas karena dia menyalip kekanan memakan badan jalan arah berlawanan dan tepat ada motor dari arah berlawanan dan tabrkan karambol tidak terhindarkan.

Orangtua harus bisa mencegah anak mengendarai motor /mobil jika belum punya SIM…


sumber http://prfmnews.com/

BANDUNG, (PRFM) – Kecelakaan lalu lintas kembali melibatkan anak di bawah umur yang belum memiliki SIM. Adalah Yasir Nurhidayatulloh Arifin (16th) sepulang berolahraga pagi menabrak empat motor sekaligus ketika hendak mendahului angkot, Minggu pagi (26/10). Ia yang mengendarai mobil sedan jenis honda accord dengan nomor polisi D 1436 BC menyebabkan enam pengendara motor dirawat di rumah sakit.

“Yang dikendarakan oleh Yasir Nurhidayatulloh Arifin umurnya 16 tahun,” ungkap Kasubnit Laka Polrestabes Bandung Bagian Timur, Iptu Suyatno saat dihubungi PRFM.

Kecelakaan sekira pukul 08:15 WIB itu terjadi tepatnya di jalan A.H. Nasution, depan Koramil ujung Berung. Kejadian berawal saat mobil hendak mendahului angkot yang berada di depannya. Hanya saja, mobil dalam posisi terlalu kanan dan menabrak empat motor sekaligus dari arah berlawanan.

“Sewaktu ada angkot mau mendahului ke sebelah kanan, dari arah berlawanan, dari timur ke barat ada empat kendaraan itu,” tutur Iptu Suyatno.

Empat motor yang tertabrak antara lain jenis Mio Soul dengan nopol D 3328 KB yang dikendarai Rian Priana (19th). Selain itu juga motor Kawasaki dengan nopol D 5587 HP yang dikendarai seorang pensiunan, Dani Setiawan (59th). Motor lainnya adalah motor dengan nopol D 5856 UAF yang dikendarai Entis Sutisna yang membonceng Ujang Supriyatna. Motor keempat adalah Yamaha Bebek dengan nopol D 2519 F Ajat Sawefudin yang membonceng Edi Junaedi.

“Yang dirawat semuanya ada enam orang, yang di Rumah Sakit Ujung Berung, lima, yang dirujuk ke Hasan Sadikin, satu,” ungkapnya.

Dengan kejadian ini, Iptu Suyatno menghimbau agar  lebih memperhatikan keselamatan berlalu lintas. Terutama dalam hal pencegahan, yakni tidak mengizinkan anak membawa kendaraan bermotor ketika belum memiliki SIM. Apalagi jika usianya masih berada di bawah umur. (Septi Nurdiyanti/PRFM)

Advertisements

19 KOMENTAR

  1. klu diluar negeri pengendara tanpa sim sangat berat hukuman’a, disana ada penjara khusus anak2 yg tetep diberikan pendidikan secara militer.. tp klu diindo blm ada kyk’a y?! nyoooos..

  2. Menurut saya,,, naek mobil bagi yg belum punya sim itu dianggap lebih aman dari tilangan polisi dibanding naek motor gk punya sim,,, ini mungkin juga jadi salah satu sebab….. Sudah sangat banyak mengguna mobil gk punya sim,,, aman soalnya gk pernah ada razia polisi…..

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here