kesal-ridwan-kamil-geber-knalpot-bising-depan-kuping-pemilik

Jian mumet tenan ki…daerah bandung lagi HOT razia knalpot bising alias knalpot racing bro. Media cetak maupun elektroniklagi gencar memberitakan hal ini.

http://bandung.bisnis.com/read/20140828/82444/516002/156-knalpot-bising-dimusnahkan-polisi

http://www.merdeka.com/peristiwa/kesal-ridwan-kamil-geber-knalpot-bising-depan-kuping-pemilik.html

razia knalpot

Merdeka.com – Jajaran Sat Lantas Polrestabes Bandung mengamankan 724 knalpot bising yang mengaspal di jalanan Bandung selama sepekan. Pemilik yang terjaring razia harus membawa knalpot original untuk menebus sepeda motornya.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil turut memantau penyitaan barang bukti knalpot bising yang digelar di lapang parkir Satlantas Polrestabes Bandung. Pria yang akrab disapa Emil itu kemudian meraungkan knalpot bising.

Si pemilik yang datang ke lokasi kemudian diberikan pelajaran oleh Emil. Motor matic merek Yamaha Mio dengan setelan drag dinyalakan mesinnya. Ipul (21) pemilik Mio itu kemudian disuruh menunduk dekat knalpot.

“Gimana nyaman enggak?,” tanya Emil kepada Ipul yang telinganya dekat knalpot miliknya sambil meraungkan motor. Ipul warga Garut ini hanya tersenyum.

pasal

Memang sudah ada undang2nya yang mengatur modifikasi motor seperti yang beberapa waktu lalu saya bahas.聽Banyak yang mendukung namun banyak pula yang mempertanyakan kebijakan ini karena dikabarkan pihak kepolisian masih tebang pilih dalam razia knalpot ini karena polisi hanya merazia knalpot yang terlihat karatan dan tidak bermerk seperti sakura, akrapovic, yoshimura dan merk terkenal lainnya lolos dari razia. Mungkin memang knalpot itu sudah lolos uji kebisingan tau…entahlah.

razia.. razia

Advertisements

1 KOMENTAR

    • kreatifitas dibatasi norma mas bro,bolek kreatif,tapi tidak melanggar hak orang lain. Gak usah ngomong kasar,dulu kalo pelajaran PMP/PPKN ngobrol dalam kelas ya?
      situ mau kaya asep?dibleyer snalpot di kuping?30 menit sehari,selama sebulan?
      #mikirshu

  1. satu lagi……
    yg snalpotnya nembak2 ke muka pengendara dibelakangnya, si pemilik.suruh berdiri 2 meter bilakang snalpotnya,terus dibleyer2… 30 menit sehari,selama 2 bulan,nti bulan ke-3,kita kirim ke sanatorium

  2. wah snalpotku termasuk merk terkenal ora yo??

    sblhn kr polkis y dijarke ae,lewat ngarep pos polkis y do santai ae,,,seng parah,polkis go r15 tk salip ora dioyak.

    berarti aman snalpotku

    馃榾

  3. Harusnya jangan asal knalpot bising “racing” karena ini mengacu pada Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup no. 07/2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe baru dan UU no. 22/2009 LLAJ yang mengatur bahwa ambang batas kebisingan sepeda motor untuk motor berkapasitas 80cc kebawah adalah max. 85 Desibel (db) , sedangkan untuk motor berkapasitas 80-175 cc serta 175 cc keatas maksimal adalah 90 Desibel (db) sudah selayaknya polisi selalu membawa alat ukur agar tidak terjadi asal tilang demi kejar setoran.

    • Sekarang acuannya bukan karena aturan ambang batas kebisingan kata polkis,dari artikl mbah bons klo g salah. Sipolkis bilang krn tidak sesuai dg spesifikasi standar motor waktu didaftarkan..tp hukumannya kok dibleyer di telinga & dg alsan ketidaknyamanan
      ya??
      1. Klo dari UU yg disebutkan diatas polkis g punya alat ukur
      2. Klo menyalahi spesifikasi,berarti g boleh ada ubahan sedikitpun dr unit motor yg kita tunggangi..
      Terus sing bnr yg mana?

  4. percuma kali pak….kuping mereka pasti udah kebal,belum lagi mereka senang dgn suara berisik.
    kecuali…..dikon ngemut knalpote dijamin bakal kapok!

  5. Entar usul ke Emil supaya pas razia pake db meter jangan ngandelin kuping doang….tapi saya sih setuju knalpot bising dirazia apalagi yg model freeflow bikin orang dibelakang kena anginnya…emang lu pikir di sirkuit apa pake model begitu….

  6. setuju dengan razia knalpot bising. dengan catatan : harus ada koridor yg jelas. patokannya tingkat desibel, bukan bentuk atau model. jadi polisi harus selalu menggunakan alat ukur desibel-meter. jgn hanya feeling doang. utk motor besar juga harus konsekuen jika dB-nya diatas 90 juga harus kena tilang. jangan jadi polisi goblog.

  7. kasian penjual knalpot, mending knalpot racing yg dijual diuji ulang yang ketat jgn asal2an, jadi bukan cuma bikin speed kencang tapi harus bersuara merdu/gak bising, wajib pake dbkiller yg lolos tempel tjap SNI di knalpot..

  8. Setuju, sepertinya memang ada standarnya antara kapasitas mesin dengan tingkat kebisingan, jadi kalo mau suara kencengan dikit pake moge dan peruntukannya jelas utk warning pemotor lainnya sebab berat dan tenaga lebih gede. (lagipula jumlahnya ga banyak yg punya dan minimal bisingnya terarah alias masih merdu).

    Coba kalo populasi bebek dan skutik yang jutaan ikutan pake knalpot berisik bikin gerah suasana aja mana suaranya gak enak dan bikin terkesan nantangin pemotor lainnya yg jelas-jelas power torsi beda tipis akhirnya bawaannya kebut-kebutan bebek – matic serasa dashboard motorsport.

  9. Kl alasannya karena bising, coba ditilik dari terminologi “bising” itu sendiri. Bising artiinya kera/nyaring. Lalu dari kenyamanan, nyaman artinya nikmat, tenang. Kl penilangan dengan tolak ukur bising, harley pun tetap bisa dibilang bising. Kl penilangan dengan tolak ukur nyaman? Pemakai knalpot standar pun bila ugal’an berkendara pasti mengganggu kenyamanan dan tdk jarang ditemukan seperti itu. Agar adil sebaiknya gunakan tolak ukur. Setiap UU juga pasti ada tolak ukurnya. Contoh: pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, tolak ukurnya adalah menghilangkan nyawa orang lain. Nah seharusnya UU tentang knalpot racing jg demikian agar adil. Jika tolak ukurnya hanya bising dan mengganggu kenyamanan, pasti banyak yang berkomentar “hukum ini tajam ke bawah, tumpul k atas” krn pengguna motor cc besar yg suaranya bising pasti akan bebas. Ini pandangan saya aja sih hehe

  10. Woi… jangan memprovokasi polisi untuk menutup pabrik knalpot racing. Kan sudah tau knalpot racing itu ya buat racing atau balapan. Balapan itu di sirkuit bukan di jalanan umum. Not daily use…

  11. kenalpot racing kenapa dijual bebas dan dalam jumlah yang begitu banyak kalo cuma untuk balapan di sircuit memang di bandung ada sircuit balap yang standar internasional???. sekali lagi peraturan ditegakan. tapi jangan salahkan para konsumen kenalpot racing toh tujuan kita kan berbeda beda. saya warga bandung dan saya ingin para pemimpin di bandung bisa lebih adil lagi untuk menegakan peraturan di kota bandung.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here